“Pro Kontra Pembelajaran Online di Masa Pandemi Covid - 19 ”

 Syahrul Mubin 

19170001 

Manajemen Pendidikan Islam 

Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang 

Email : smub26468@gmail.com 

 

ABSTRACT  

Currently the world is in an uproar by the COVID-19 pandemic which has succeeded in eliminating many human populations, including in our country Indonesia. Covid - 19 or what we often hear about the corona virus is a virus that causes respiratory tract infections, such as flu symptoms, headaches, coughs, sore throats, fever, and others. And until now the vaccine from the corona virus is still in the making stages and has not even been found to add to the positive patient for Covid19. Thus it greatly affects the lives of many people, from the point of view of health, education, economy, etc. Therefore, people have to adjust to various circumstances. Thus the government has issued a policy to implement learning through networks (online). 

Keywords: Covid-19, education, and online 

ABSTRAK 

Saat ini dunia sedang di gemparkan oleh pandemik COVID-19 yang berhasil menghilangkan banyak populasi manusia termasuk di negara kita Indonesia. Covid - 19 atau yang sering kita dengar virus corona merupakan virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan, Seperti gejala flu, Sakit kepala, Batuk, Sakit tenggorokan, Demam, dan lain sebagainya. Dan sampai saat ini vaksin dari virus corona ini masih dalam tahap pembuatan bahkan belum ditemukan hingga menambahnya pasien positif covid19 itu. Dengan demikian sangat mempengaruhi bagi kehidupan banyak orang, mulai dari segi kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan sebagainya. Oleh karena itu masyarakat harus bisa menyesuaikan dalam berbagai keadaan. Dengan demikian pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk melaksanakan pembelajaran via dalam jaringan (Daring). Kata Kunci : Covid-19, pendidikan, dan dalam jaringan 

 

 

 

 

 

 

Pendahuluan 

Covid - 19 atau yang sering kita dengar virus corona merupakan virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan, Seperti gejala flu, Sakit kepala, Batuk, Sakit tenggorokan, Demam, dan lain sebagainya. Dan sampai saat ini vaksin dari virus corona ini masih dalam tahap pembuatan bahkan belum ditemukan hingga menambahnya pasien positif covid19 itu. 

Meluasnya wabah virus corona/covid19 sangat mempengaruhi bagi kehidupan banyak orang, mulai dari segi kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan sebagainya. Oleh karena itu masyarakat harus bisa menyesuaikan dalam berbagai keadaan, karena tidak bisa dipungkiri wabah tersebut membawa kita untuk tetap berada dirumah, sehingga masyarakat dituntut untuk tetap menjaga kesehatan dan menjalankan aktivitas dirumah dengan menjalankan sesuai protokol yang diberikan. Dampak dari wabah covid19 ini tentunya sangat banyak, baik dari segi Kesehatan, ekonomi, bisnis, termasuk pendidikan.  

Pembahasan 

 Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk melaksanakan pembelajaran via dalam jaringan (Daring), dari yang awalnya pembelajaran dilakukan secara offline atau tatap muka beralih ke online atau daring, tidak sedikit instansi yang menggunakan pembelajaran berbasis teknologi informasi sebagai media atau alat penyambung antara pendidik dengan peserta didik. 

Pembelajaran daring tentunya tidak semudah yang kita bayangkan, tentuya hal tersebut menuai pro dan kontra yang dipertimbangkan demi tercapainya tujuan pembelajaran mulai dari perencanaan, strategi, metode, model, hingga fasilitas yang akan digunakan dalam proses pembelajra daring. Ada banyak pro dan kontra yang akan terjadi, seperti koneksi internet (jaringan), kuota internet yang mahal disamping tetap membayar uang kuliah tunggal (UKT), efektivitas metode pembelajaran secara daring, minimnya media atau aatnya sendiri seperti hp, laptop dan sebagainya. 

Komisioner perlindungan anak (KPAI) Retno Listryari mengatakan bahwa banyak orang tua dari peserta didik yang mengadukan bahwa anak mereka stresss akibat tugas yang diberikan berlebihan selama pembelajaran dari rumah. Pro kontra juga terjadi di dunia maya yang datang dari netize serta rekan – rekan saya, yang membuat keluh kesahnya menjadi status, history, ataupun snapgram, yang hampir semua isi nya tentang pro dan kontra pembeajaran daring.  

Hal demikian cenderung banyak yang menyatakan kontra, dengan berbagai alasan seperti, jaringan, kuota, tugas dan sebagainya. Namun ada juga bebrapa yang mengatakan pro atau seruju dengan pembelajaran daring di masa pandemi ini seperti halnya, mahasiswa tidak perlu repot untuk tampil maksimal, misal hanya merapikan bagian atas ujung rambut sampai perut atau hanya merapikan bagian yang tereksps kamera, materi yang diberikan dapat di lihat kapan waktu, bisa belajar sambil rebahan, makan, ata yang lainnya, mahasiswajuga bisa memanfaatkan untk mengasah dan belajar menggunakan teknologi agar dapat mengikuti perkembangan zaman, dari segi waktupun mahasiswa dapat memiliki waktu lebih untuk berkumpul bersama keluarga. 

Dari semua pro kontra yang terjadi tentunya kita harus bisa mengambil hikmah atau manfaatnya seperti, kita harus bisa kreatif, produktif, memanaj waktu, untuk menggali potensi atau hobi yang ada pada diri kita. Bukan hanya belajar mengenai pelajaran yang diajarkan oleh guru atau dosen tapi bisa lebih menggali sesuatu yang baru untuk meningkatkan dan mengembangan potensi yang ada pada diri kita masing – masing. 

Untuk menunjang artikel ini saya telah melakukan wawancara ke beberapa orang tua terkait pembelajaran daring yakni : 

1. Ibu Sari, mengatakan bahwa beliau setuju diadakan pembelajaran daring di masa pandemi ini, beliau mengatakan bahwa dengan pembelajaran daring dapat menjaga kesehatan, beliau bisa berkumpul dan bisa memantau langsung proses pembelajaran, selain itu beliau mengatakan bahwa dengan hal tersebut dapat menghemat biaya seperti baiaya kos dan uang saku anaknya. 

2. Ibu wati, beliau menyatakan ketidaksetujuan karena pembelajaran daring membuat anaknya malas – malasan, pengeluaran banyak, sering dapat keluhan terkait tugas, kuota habis, serta sering berasdu argumen alias bertengkar gara – gara hal sepele. 

3. Bapak marno, beliau mengatakan dengan pembelajaran daring ini ada sisi positif dan negatifnya, sisi positifnya dapat terhindar dari wabah tersebut, dapat mengontrol proses pembelajaran, bisa berkumpul, bisa disambi bekerja atau membantu orangtua, namun sisi negatifnya jadi kesiangan bangun, jarang merawat diri seperi mandi, manja minta dieejain tugas, pokoknya ibanglah menurut beliau. 

 

Dari beberapa penjelasan orangtua tersebut dapat saya simpulkan bahwa pembelajaran daring ini tentunya menuai pro dan kontra, namun tinggal bagaimana kita sebagai mahasiswa dan orangtua dapat menyikapi hal yang telah terjadi, jika kita berpositif thinking maka hasilnya akan positif juga namun jka kita negatif thingking maka akan terjadi hal yang negatif. 

 


Belum ada Komentar untuk "“Pro Kontra Pembelajaran Online di Masa Pandemi Covid - 19 ” "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel