PEMBELAJARAN DARING MELALUI APLIKASI GOOGLE CLASSROOM UNTUK PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI TENGAH PANDEMI COVID – 19

 Alma Damayanti Septiana

Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Email: almaseptiana7@gmail.com

Abstrak 

Sejak tahun 2019 akhir hingga sekarang ada pandemi COVID – 19, dimana dampak dari pandemi ini adalah banyak orang yang meninggal hingga ribuan orang yang meninggal akibat virus ini. Virus ini cepat sekali menularnya, untuk itu para dokter menghimbau orang – orang untuk melakukan sosial distancing dan physical distancing yang berguna untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang sangat mematikan ini. akibat dari sosial distancing dan physical distancing maka semua kegiatan seperti belajar mengajar harus dilakukan secara daring. Semua orang di Indonesia melakukan pembelajaran jarak jauh melalui aplikasi Google Classroom. Melalui aplikasi ini kegiatan belajar dan mengajar tetap dilaksanakan karena mengingat di setiap tempat tinggal berbeda – beda khususnya daerah pelosok yang jarang sekali sinyal. Maka dengan memakai  aplikasi Google Classroom merupakan langkah awal untuk memulai pembelajaran daring bagi seorang yang bertempat tinggal di lingkungan yang kurang kondusif, karena aplikasi ini memberikan peserta didik fleksibilitas, berkolaborasi serta berinteraksi dimana saja dan kapan saja yang memudahkan dalam pembelajaran jarak jauh khususnya di wilayah pelosok.

Kata kunci: pembelajaran daring, classroom

Pendahuluan 

Sejak diberitakan di bumi tercinta kita Indonesia ada Pandemi Covid – 19, maka semua aktivitas seperti sosialisasi, kegiatan belajar dan mengajar, berkumpul, dan kegiatan yang bersifat langsung ditiadakan, baik di instansi, di sekolah, di perusahaan, di universitas dan tempat – tempat yang biasa dibuat untuk bekerja. Hal ini dilakukan karena virus Covid – 19 yang menyebar secara cepat dan dapat membunuh manusia secara langsung. Untuk itu cara untuk menghindari paparan dari virus ini maka semua kegiatan diberhentikan dan dilakukan dirumah secara daring atau online.

Adaya virus Covid – 19 ini tidak membuat kegiatan belajar dan mengajar diberhentikan. Semua juga dilakukan dengan pembelajaran daring atau online. Cara inilah yang efektif digunakan walaupun tidak semua orang menyukainya. Mau tidak mau dan suka tidak suka pembelajaran ini harus dilakukan untuk orang – orang yang ingin memiliki tujuan dalam hidupnya. Tak mudah bagi orang – orang yang belum terbiasa mengikuti pembelajaran dengan media dan metode ini. 

Tempat tinggal yang menjadi penghalang dari pembelajaran daring ini. karena secara alamiah tempat tinggal orang – orang berbeda – beda, ada yang di pegunungan, tepi pantai/ laut, pelosok desa dan diperkotaan yang pastinya mereka kekurang sinyal seperti di pegunungan, tepi laut dan pelosok desa. Suhu, udara dan cuaca di setiap tempat dan daerah pun juga bebeda – beda. Ada yang mendung tetapi di daerah lain panas, ada yang hujan dan ada juga yang normal. inilah berpengaruh sinyal saat pembelajaran daring/ online berlangsung

pembelajaran daring memang sangat efektif digunakan agar menghindari dari paparan Covid – 19. Namun terkadang banyak hambatan – hambatan yang terjadi pada saat pembelajaran daring/ online berlangsung. Terkadang ada juga beberapa pendidik memberikan tugas namun tidak memerhatikan jangkauan siswa/ mahasiswa, seperti mengerjakan kuis, absen berlangsung dan lain sebagainya yang sifatnya langsung/ dadakan. Seperti yang kita ketahui pembahasan sebelumnya bahwa daerah yang mereka tinggal itu berbeda – beda maka siklus iklim, suhu dan cuaca pun berbeda – beda. Untuk itu sebaiknya para pendidik memberikan waktu – waktu khusus dalam pemberian tugas.

Selain hambatan dalam pengerjaan tugas ada pun hambatan atau kendala dalam psikologis siswa/ mahasiswa seperti stress, kecapekan, dan mengeluh tehadap tugas yang ada dealine nya, karena seperti yang kita ketahui terkadang tugas banyak dan siswa/ mahasiswa berhadapan langsung dengan barang elektronik seperti laptop, computer dan handphone  yang itu berdampak buruk bagi kesehatan khususnya mata. 

Solusi yang diberikan pendidik adalah mengetahui situasi dan kondisi pembelajaran daring ini seperti sebaiknya pendidik memberikan pembelajaran yang aktif dan fleksibel contoh dengan penggunaan aplikasi jarak jauh seperti Google Classroom karena aplikasi ini cocok untuk situasi dan kondisi yang kurang kondusif  seperti sinyal lemah, tempat tinggal di pelosok  dan pastinya tidak menghabiskan kuota yang banyak.

Pembahasan  

1. Pembelajaran Daring

Pembelajaran daring (dalam jaringan) merupakan program pembelajaran kelas pembelajaran dalam jaringan untuk menjangkau kelompok target yang masif dan luas. Melalui jaringan, pembelajaran dapat diselenggarakan secara masif dengan peserta yang tidak terbatas. Pembelajaran daring dapat diselenggarakan dan diikuti secara gratis atau berbayar untuk pendidikan maupun pelatihan. Pembelajaran daring merupakan sistem pembeajaran yang dilakukan secara online melalui aplikasi – aplikasi tertentu yang membutuhkan jaringan internet supaya bisa mengaksesnya. Tujuan dari pembelajaran daring adalah menyediakan layanan pembelajaran yang memiliki mutu dalam jaringan (daring) yang memiliki sifat masif (kuat) serta terbuka yang menjangkau peserta (audiens) yang lebih banyak dan luas. 

Pembelajaran daring memang banyak kendala karena faktor alamiah seperti perbedaan kondidi geografis antara daratan dan lautan, desa dan perkotaan. Dengan demikian akan mempengaruhi kondisi sinyal di daerah pelosok desa, untuk itu dengan menggunakan Google Classrom yang sangat minim dengan pengaruh sinyal akan memberikan pelayanan yang baik dalam jejaring internet. Aplikasi ini sangat mudah digunakan dan merupakan dasar dari pengguna awal bagi orang yang awam internet. Hanya saja pengguna bisa mengakses dan mencari sinyal supaya jaringan sinyal stabil dan lancar. Google Classroom ini memudahkan bagi setiap pengguna.

Manfaat dari pembelajaran daring adalah sebagai berikut:

a) Memajukan mutu pendidikan serta pelatihan dengan kemaslahatan multimedia secara efektif dalam pembelajaran

b) Memberikan keterjangkauan pendidikan serta pelatihan yang bermutu melalui terselenggaranya pembelajaran daring, 

c) Memberikan penekanan biaya dalam menyelenggarakan pendidikan serta pelatihan yang bermutu dengan pemanfaatan sumber daya manusia (SDM). 

 Karakteristik Dalam jaringan (Daring)

a) Daring 

Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang diadakan melalui jejaring web

b) Masif

Pembelajaran daring merupakan pembelajaran dengan jumlah audiens tanpa memiliki batas yang diadakan melalui jejaring web

c) Terbuka

Sistem pembelajaran daring memiliki sifat terbuka yakni terbuka dalam mengakses aplikasi untuk kalangan pendidikan, dan masyarakat umum 

Untuk menjamin pelaksanaan serta keberlanjutan program pembelajaran, pendidikan secara online, pengembangannya harus mempertimbangkan peraturan dan Undang – Undang yang berlaku, seperti Pemerdiknas Nomor 38 Tahun 2008 mengenai Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional, Peraturan Presiden  Detiknas tentang Pemanfaatan TIK (KEPRES RI Nomor 20 Tahun 2006), Peraturan Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 109 Tahun 2013 tentang Penyelengaraan Pendidikan Jarak Jauh pada Pendidikan Tinggi serta Perturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

2. Pembelajaran dengan Aplikasi Google Classroom

Google Classroom atau ruang kelas google merupakan suatu metode atau aplikasi pembelajaran campuran untuk ruang lingkup pendidikan yang berfungsi memberikan kemudahan para pengajar dalam membuat, memberikan dan mengelompokkan setiap penugasan tanpa menggunaka kertas. Aplikasi ini menggunakan serangkaian alat produktivitas gratis diantaranya adalah Gmail, drive dan dokumen serta tersedia juga bagi pengguna Google Apps For Education Google Classroom yang didesain untuk memberikan pengajar membuat dan mengumpulkan tugas atau materi tanpa dengan kertas dan buku, termasuk juga fitur yang mengefesiensi waktu seperti kemampuan untuk membuat copy google Dokumen secara otomatis bagi setiap siswa.

Google Classroom juga memberikan folder Drive untuk setiap tugas dan setiap siswa agar semuanya tetap teruntun. Peserta didik dapat melacak setiap tugas yang mendekati batas waktu pengumpulan di laman penugasan dan jika memulai mengerjakan cukup denga menekan tombol satu klik yang tersedia di fitur Google Classroom. Pengajar juga bisa melihat dengan cepat siapa saja yang belum dan sudah yang mengerjakan dan menyelesaikan tugas, serta memberikan nilai langsung pada Google Classroom tersebut.

Manfaat dari aplikasi Google Classroom adalah sebagai berikut:

1. Kelas dipersiapkan dengan efektif dan mudah, pendidik bisa menyiapkan kelas dan mengundang siswa, kemudian bisa berbagi informasi seperti tugas, pengumuman dan lainnya

2. Mengefesiensi waktu dan kertas. Dalam hal ini pendidik bisa membat kelas, memberikan tugas, berkomunikasi serta melakukan pengelolaan yang semuanya jadi satu di tempat tersebut

3. Pengelolaan yang lebih baik, siswa dapat melihat tugas/ assignment pada halaman tugas, semua materi terotomatis tersimpan di dalam folder Google Classroom

4. Penyempurnaan komunikasi dan masukan. Pengajar bisa membuat tugas, sending pengumuman dan memulai diskusi kelas saat berlangsung

5. Dapat digunakan dengan aplikasi yang digunakan oleh partisipan, kelas berfungsi dengan Google Document, Calender, Gmail, Drive dan Formulir

6. Terjangkau dan aman. Kelas disediakan dengan gratis serta tidak berisikan iklan dan tidak pernah menggunakan konten atau data siswa yang bertujuan untuk iklan.

Panduan penggunaan Google Classroom adalah sebagai berikut ini

1. Masuk untuk pertama kalinya

2. Buka aplikasi penabahan website pada komputer PC atau laptop, kemudian masuk ke lama http:www.classroom.hksk.sch.id

3. Klik tombol “Buka Kelas” untuk masuk ke laman login dengan akun google

4. Apabila sebelumnya sudah pernah login menggunakan akun google anda tidak dapat melakukan prosesini karena akun yang tidak terdaftar sebagai partisipan Classroom di Homeschooling, hal ini tidak dapat join kelas. Dan solusinya adlaah membuat akun google lagi

5. Setelah membuat akun google kemudia memulai menggunakan classroom

6. Jika sudah selesai maka ada dialog memilih peran (sebagai pelajar atau pengajar)

7. Kemudia melakukan pendaftaran atau join kelas dengan cara menekan klik tanda “+” dan mengklik gabung kelas. Memasukkan kode kelas yang terdapat pada lembar jadwal tugas sesuai dengan kelas dan mata pelajaran yang diikuti

8. Jika berhasil maka akan diarahkan pada laman dashboard kelas. Untuk memasukkan kode kelas maka pilih “kelas” masukkan kode kelas dan ikuti sesuai petunjuk sesebelumnya.

9. Mengerjakan tugas

Untuk memulai mengerjakan tugas, maka menekan klik tombol buka pada item judul tugas yang akan dikerjakan. Kemudia pilih opsi alat yang tersedia pada classroom sesuai yang tertera pada tugas.

3. Kesimpulan

Pembelajaran daring merupakan sistem pembeajaran yang dilakukan secara online melalui aplikasi – aplikasi tertentu yang membutuhkan jaringan internet supaya bisa mengaksesnya. Tujuan dari pembelajaran daring adalah menyediakan layanan pembelajaran yang memiliki mutu dalam jaringan (daring) yang memiliki sifat masif (kuat) serta terbuka yang menjangkau peserta (audiens) yang lebih banyak dan luas.

Classroom atau ruang kelas google merupakan suatu metode atau aplikasi pembelajaran campuran untuk ruang lingkup pendidikan yang berfungsi memberikan kemudahan para pengajar dalam membuat, memberikan dan mengelompokkan setiap penugasan tanpa menggunaka kertas


Daftar Pustaka

Wahyuni Eka Arianti. 2018, Penerapan Google Class Room dalam Pembelajaran Akuntansi, Universitas Islam Indonesia.

Yusuf Bilfaqih dan M. Nur Qomarudin. 2015. Esensi Pengembangan Pembelajaran Daring. Yogyakarta: CV Budi Utama

Siti Auliyana Mustaniroh. 2015 Artikel: Penerapan Google Class Room sebagai Media Pembelajaran Kimia di SMK N 2 Temanggung. Januari







Belum ada Komentar untuk "PEMBELAJARAN DARING MELALUI APLIKASI GOOGLE CLASSROOM UNTUK PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI TENGAH PANDEMI COVID – 19"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel