PEMANFAATAN DAN PENGEMBANGAN ICT DALAM BIDANG MEDIA PEMBELAJARAN TINGKAT SMA DAN PERKULIAHAN DI MASA PANDEMI COVID-19

 Oleh :

Ibnu ‘Atoillah Husain (19170018)

Lucky Rafli Abdillah (19170006)

Muhammad Al Fajri (19170056)

Moh Haqiqi Ulwy (19170062)

Nur Faizul Muttaqin (19170076)


Abstrak

Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) menyebar hingga ke seluruh belahan dunia terutama Indonesia. Pemerintah-pun secara sigap mengambil keputusan untuk melakukan segala kegiatan dari rumah terutama bidang pendidikan. Dari hal inilah Perkembangan Information and Communication Technology (ICT) atau yang lebih dikenal dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sangat berperan penting. Banyak produk yang dihasilkan yang dapat berguna dalam sektor pendidikan. Namun pemanfaatan ICT ini juga menghasilkan dampak positif dan negatif tersendiri.

Kata Kunci: Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), Information and Communication Technology (ICT), dan Pendidikan

Pendahuluan

Indonesia bahkan dunia saat ini tengah mengalami krisis akibat menyebarnya pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Seperti yang telah diketahui pada awal tahun 2020, COVID- 19 menjadi masalah kesehatan dunia. Kasus ini diawali dengan informasi dari Badan Kesehatan Dunia/World Health Organization (WHO) pada tanggal 31 Desember 2019 yang menyebutkan adanya kasus kluster pneumonia dengan etiologi yang tidak jelas di kota Wuhan, Provinsi Hubei, China. Kasus ini terus berkembang hingga adanya laporan kematian dan terjadi importasi di luar China. Pada tanggal 30 Januari 2020, WHO menetapkan COVID-19 sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC)/Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (KKMMD). Pada tanggal 12 Februari 2020, WHO resmi menetapkan penyakit novel coronavirus pada manusia ini sebutan Coronavirus Disease (COVID-19). Pada tanggal 2 Maret 2020 Indonesia telah melaporkan 2 kasus konfirmasi COVID-19. Pada tanggal 11 Maret 2020, WHO sudah menetapkan COVID-19 sebagai pandemi.

Pandemi inilah sangat berdampak pada berbagai bidang terutama pendidikan. Pemerintah-pun mengambil keputusan untuk melaksanakan pendidikan dan pembelajaran dari rumah. Dari hal inilah Perkembangan Information and Communication Technology (ICT) atau Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sangat berperan penting. Sebagai contoh instansi yang menerapkan pengembangan ICT dalam proses pembelajarannya adalah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam pemanfaatannya UIN telah memberlakukan E-Learningnya yang telah terbukti ampuh dalam pemanfaatannya. Kemudian beberapa aplikasi yang sangat populer saat ini yaitu Zoom, Google Classroom, E-mail, Whatsapp, dan Telegram. 

Dalam pemanfaatan dan pengembangan ICT tentunya memiliki dampak yang di hasilkan baik dampak positif maupun dampak negatif. Oleh karena itulah dalam artikel ini akan di paparkan apa saja dampak positif dan Negatif yang dihasilkan, serta beberapa penjelasan dari aplikasi yang digunakan pada masa pandemi saat ini.

Pembahasan

A. Dampak positif dari penggunaan media pembelajaran online pada masa pandemi Covid-19

Penggunaan media pembelajaran online ini memiliki dampak positif yang dapat diambil antara lain:

a. Waktu dan tempat fleksibel

Selama belajar online pelajar dan mahasiswa bisa belajar di mana-pun sesuka hatinya, baik itu di kamar, ruang keluarga, atau meja makan. Mengganti tempat belajar bisa sesekali dilakukan untuk mencari suasana baru dan meningkatkan mood seseorang. Selain itu, Orang Tua juga dapat mengatur waktu kapan Si Anak belajar dan mengerjakan tugasnya.  Hal ini juga menjadi keuntungan untuk Orang tua karena dengan begitu anak bisa membagi waktunya main, makan, tidur siang, atau membantu orang tua dalam pekerjaan rumah yang ringan.  

b. Disiplin diri dan tanggung jawab

Siapa bilang bahwa menjadi lebih disiplin atas diri sendiri adalah suatu kerugian? Memang benar bahwa belajar online memerlukan lebih banyak motivasi diri dan keterampilan manajemen waktu. Tetapi,  itu justru hal yang baik. Pasalnya pelajar dan mahasiswa diberikan ruang menjadwalkan sendiri kapan ia harus belajar. Tanpa adanya paksaan anak mengatur dan menyelesaikan tugasnya sesuai dengan jadwal yang ia tentukan. Ini melatih kemampuan anak didik disiplin dan tanggung jawab atas pekerjaanya. Tentunya, dalam hal ini orang tua juga perlu untuk tetap mengawasinya.

c. Makan dan tidur teratur

Belajar online di tengah pandemi ini juga membuat anak ada dalam pengawasan orang tua selama 24 jam. Bagi anak yang suka kecolongan jajan sembarangan di sekolah atau jam tidur siang yang tak menentu sebab sekolah, dengan #dirumahaja orang tua bisa mengatur ulang jam makan, tidur, dan asupan gizinya.

d. Dapat menekuni bakat dan hobi

Pelajar dan mahasiswa dapat mengembang bakat dan hobi mereka, karena waktu belajar yang fleksibel. 

e. Mendukung gaya belajar

Pembelajaran online dapat mengakomodasi berbagai gaya belajar dan menggunakan berbagai metode yang dirancang untuk pelajar yang berbeda. Apakah mereka belajar dengan cara yang kurang lebih linier, apakah mereka belajar secara visual atau verbal, atau apakah mereka belajar sambil bekerja, setiap siswa memiliki gaya belajar yang unik.

B. Media pembelajaran di masa pandemi Covid-19

1) E-leaning

a. Sejarah E-Learning

E-learning pertama kali dimulai oleh Universitas Illinois, Urbana-Champaign pada tahun 1960 dengan menggunakan Sistem Instruksi Berbasis Komputer (Computer-Assisted Instruction) yang dijalankan di komputer PLATO, diciptakan oleh Profesor Don Bitzer.

Sejak saat itu, tahun 1990, era CBT (Computer-Based Training) atau Pelatihan Berbasis Komputer mulai bermunculan. Aplikasi E-learning dikemas dalam bentuk CD-ROM, dijalankan di Komputer Personal (PC) Standalone. Isi materi dapat berupa tulisan maupun multimedia (Foto, Ilustrasi, Audio, Animasi dan Video).

Pada awalnya petinggi dari luar negeri, dari negara Jepang tidak yakin bahwa orang Indonesia bisa membuat hal tersebut sehingga proyek ini tidak begitu menarik bagi mereka. Tetapi karena kepercayaan salah satu divisi di Asahimas terhadap Baba Studio. Dengan upaya dan budget mandiri dari divisi itu sendiri, akhirnya proyek tersebut berhasil dan membuat kagum para petinggi di Asahimas, termasuk dari Jepang. Dan kemudian direkomendasikan agar simulasi pembelajaran ini bisa digunakan di seluruh pabrik-pabrik lainnya untuk meningkatkan keahlian para staff. Bangga juga membuktikan bahwa orang Indonesia bisa membuktikan apa yang tadinya diremehkan oleh orang luar.

b. Manfaat E-Learning

a. Pengalaman Belajar yang Lebih Praktis dan Menyenangkan

Belajar di kelas terkadang bisa membosankan dan membuat siswa stres sehingga materi pembelajaran yang diberikan oleh pengajar menjadi tidak efektif. Tetapi, melalui E-Learning, proses belajar menjadi lebih fleksibel dan nyaman sehingga meningkatkan motivasi siswa untuk belajar.

Siswa dapat mengakses materi E-Learning nya kapan pun dan di mana pun menggunakan berbagai jenis gadget yang mereka miliki. Mereka dapat mengulang materi apa pun sesuka hati jika mereka belum benar-benar memahaminya. Siswa juga dapat memilih materi yang sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka.

b. Pendekatan yang Lebih Personal ke Setiap Siswa

Kita semua tahu bahwa sulit bagi seorang pengajar untuk memenuhi kebutuhan unik setiap siswa, apalagi ketika ada banyak siswa dalam satu kelas. E-Learning memungkinkan pengajar untuk beralih dari model pembelajaran “satu untuk semua” ke model pembelajaran yang terfokus pada kebutuhan setiap siswa. Dengan sistem pembelajaran yang bertahap dan format konten yang beragam, pengajar dapat memberikan pengalaman belajar yang unik dan personal, yang tidak dapat dilakukan di kelas tradisional.

c. Performa Siswa Dapat Dimonitor dengan Lebih Mudah

E-Learning memberikan kemampuan bagi pengajar untuk melacak kemajuan siswa dan memastikan bahwa mereka memenuhi pencapaian kinerja mereka. Misalnya, jika siswa tidak berhasil lulus dalam ujian online mereka, maka pengajar dapat menawarkan mereka metode pembelajaran yang lebih sesuai dengan kepribadian mereka sehingga mereka akan lebih mudah menyerap materi pembelajaran dan pada akhirnya meningkatkan performa belajar mereka.

Sistem E-Learning yang canggih menyediakan fitur alat pelaporan dan analisis yang juga memungkinkan pengajar untuk menentukan area E-Learning mana yang masih kurang dan mana yang sudah sangat baik. Jika misalnya ada banyak siswa Anda yang kesulitan dalam menguasai materi pembelajaran tertentu misalnya, maka pengajar dapat mengevaluasinya dan melakukan perbaikan jika diperlukan.

d. Menghemat Biaya Pembelajaran

E-Learning memungkinkan lembaga pendidikan untuk mengurangi biaya tenaga pengajar, peralatan kelas, penyewaan situs pelatihan online, dan percetakan buku. Lembaga pendidikan tidak perlu menghadirkan tenaga pengajar yang berbeda untuk setiap kelas, mencetak ratusan buku, dan merenovasi ruangan kelas.

e. Database Siswa yang Terpusat

Seluruh informasi detail mengenai siswa disimpan dalam satu sistem terpusat secara aman. Sekolah dapat menentukan siapa saja yang bisa mengakses data siswa. Biodata, kelas yang diikuti, tugas dan ujian yang diselesaikan, status pembayaran mereka, dan berbagai aktivitas pembelajaran mereka, semuanya dapat dengan mudah dipantau dalam satu layar.

2) Email

a. Sejarah E-Mail

Email sudah dikenal masyarakat dan banyak dipakai sejak tahun 1960 lalu. Meskipun pada saat itu jaringan internet belum secanggih sekarang dan bahkan belum dapat dikatakan sebagai sebuah jaringan internet karena masih berupa sekumpulan mainframe yang terbentuk menjadi jaringan, namun orang orang sudah banyak menggunakan email untuk mengirim pesan dibandingkan dengan surat menyurat konvensional.

Meskipun tidak jarang juga masih banyak orang yang berkirim surat dan pesan menggunakan layanan pos. Mulai pada tahun 1980an, email sudah menjadi hal yang populer yang berdampak buruk bagi penyedia layanan pos di berbagai negara karena pendapatannya menjadi menurun akibat masyarakat sudah tidak menggunakan jasa mereka lagi.

Email pertama ditemukan oleh Ray Tomlinson di akhir tahun 1971 yang saat itu bekerja pada Bolt Beranek dan Newan BNN sebuah lembaga pertahanan milik negara Amerika. Ray hanya melakukan eksperimen dengan program komputer yang memang digunakan untuk meninggalkan pesan di komputer sehingga orang yang memakai komputer setelahnya dapat membaca pesan tersebut.

Di kala itu adalah hal yang normal jika komputer dipakai secara bergantian oleh orang orang. Eksperimen ini dilanjutkan dan berhasil menciptakan sebuah email. Email pertama yang dikirim oleh Ray tidak diketahui bunyinya. Pada tahun 1972, Ray mulai mengenalkan kembali penggunaan lambang @ (et) sebagai suatu identitas dalam email yang memisahkan identitas user dengan domain yang digunakan.

b. Manfaat E-Mail

1) Reputasi

Sudah jelas bagi sebuah perusahaan ataupun organisasi, memiliki email dengan nama domain sendiri akan memberikan penilaian dan reputasi yang baik. Ini akan membuat Anda lebih terlihat profesional, baik dimata sesama pebisnis ataupun dengan pelanggan. Sebab bagaimanapun alamat email yang disertai dengan nama domain akan memberikan efek percaya kepada si pengirim email. Ini akan terlihat lebih baik daripada Anda menggunakan email dengan nama domain gratis seperti Gmail ataupun Yahoo! Mail.

2) Branding

Jika Anda memiliki alamat email dengan domain sendiri, ini akan mempermudah Anda untuk mempromosikan perusahaan atau bisnis yang dijalani. Setiap penerima email pasti akan memperhatikan setiap alamat email yang masuk. Dari alamat email tersebut bisa diketahui siapa dan apa maksud tujuan dari email yang dikirimkan. Dengan begitu, si penerima email akan lebih mengenal bisnis Anda.

3) Keamanan Data

Manfaat berikutnya yaitu tentang keamanan data email yang Anda kirimkan dan yang Anda terima. Karena bagaimanapun, email perusahaan baik kepada sesama karyawan, antar perusahaan ataupun dengan pelanggan memiliki sifat yang sangat rahasia dan butuh penjagaan yang ekstra. Itu sebabnya, Anda dianjurkan memilih untuk menggunakan email dengan nama domain sendiri yang sudah jelas memiliki hosting sendiri. Ini akan lebih membantu Anda dalam menjaga keamanan data email Anda.

4) Mempermudah Pelanggan Menemukan Anda

Ketika pelanggan menerima email dari Anda, pastinya dia akan memperhatikan alamat email tersebut. Saat mereka ingin mencari informasi lebih lanjut tentang perusahaan atau bisnis Anda, otomatis mereka akan mengunjungi alamat domain setelah tanda @ pada alamat email. Sebagai contoh Anda mempunyai email dengan alamat Leksi@idwebhost.com, saat orang lain ingin mengetahui perusahaan tempat bekerja Leksi, pasti orang tersebut akan mengunjungi alamat www.idwebhost.com.

5) Kapasitas Email

Layanan email gratis seperti Yahoo!Mail dan Gmail memiliki batas bandwidth, kapasitas email ataupun user dalam sebuah grup. Sementara, jika Anda menggunakan email dengan nama domain sendiri, Anda akan lebih leluasa dalam mengatur kapasitas penyimpanan email. Ditambah dengan spesifikasi tinggi dari penyedia layanan hosting yang fleksibel dalam memenuhi kebutuhan email Anda. Salah satunya dengan menggunakan penyedia hosting Idwebhost.

3) Zoom

Meningkatnya angka persebaran virus corona di Indonesia mendorong pemerintah untuk mengeluarkan beberapa kebijakan atau langkah yang dapat dilakukan selama pandemi virus corona ini berlangsung, kebijakan-kebijakan yang dilakukan dimaksudkan untuk menghindari adanya penyebaran virus corona pada peserta didik di berbagai sekolah atau perguruan tinggi.  Diantara kebijakan yang dilakukan adalah dengan meliburkan semua kegiatan belajar mengajar di sekolah yang kemudian berubah menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua pekan yang kemudian diperpanjang hingga akhir semester genap 2020. Kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung,  namun diadakan di dalam rumah dengan mematuhi aturan karantina mandiri di rumah. Selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berlangsung, diharapkan baik guru atau dosen dapat bekerjasama dengan murid atau mahasiswa dalam melakukan proses belajar mengajar dengan melibatkan aplikasi belajar online, seperti Google Classroom, Whatsapp Grup, serta aplikasi video conference yaitu Zoom.

a. Zoom sebagai media pembelajaran

Zoom menjadi salah satu aplikasi yang banyak digunakan orang-orang saat physical distancing terutama pada pandemi virus corona saat ini. Biasanya Zoom digunakan di antara kalangan para pelajar dan pekerja untuk melakukan teknikal meeting secara online supaya tetap melakukan aktivitas masing-masing di rumah. Dari situs web-nya Zoom menyatakan diri sebagai perusahaan modern yang berbasis communication video, dengan platform cloud yang mudah dan cukup handal untuk obrolan secara video yang dapat digunakan di seluruh perangkat seluler, desktop, telepon, maupun room systems.

Zoom didirikan oleh Eric Yuan, salah satu jutawan yang masuk dalam daftar orang terkaya di dunia versi Forbes. Dia termasuk dalam 178 pendatang baru orang terkaya yang berasal dari 20 negara, menurut catatan Forbes. Erik Yuan membangun kerajaan konferensi video senilai $35 miliar dalam sembilan tahun lamanya. Kekayaan miliarder berusia 49 tahun itu melonjak 112% menjadi $7,57 miliar dalam tiga bulan terakhir, ketika seluruh dunia sedang menghadapi krisis ekonomi yang disebabkan oleh pandemi virus corona. Eric Yuan lahir di provinsi Shandong, Cina. Dia mendapatkan gelar sebagai sarjana matematika terapan dan gelar master dalam bidang teknik.

b. Keunggulan zooming sebagai media pembelajaran

1. Kelebihan Zoom bagi jenjang SMA

Yang pertama zoom merupakan aplikasi meeting digunakan sebagai media pembelajaran baik itu perusahaan atau pendidikan zoom meeting sangat berguna di masa pandemi ini yaitu siswa SMA dapat belajar dengan tatap muka walaupun siswa berada di rumah masing-masing, bertatap muka dengan guru dan siswa-siswa yang lain itu memudahkan kita dalam menangkap pelajaran atau materi yang disampaikan oleh guru, sehingga tidak ada hambatan dari pembelajaran siswa walaupun di masa pandemi covid-19

Yang kedua zoom  dapat   menarik   minat   belajar   siswa,   memperbesar   perhatian siswa  terhadap  materi ajar, karena zoom digunakan   sebagai   alat  bantu   untuk menjelaskan   materi-materi   yang   bersifat   abstrak,   teoritis   dan   diperlukan   visualisasi, materi yang abstrak dapat diwakilkan dengan tampilan pada presentasi. Aplikasi zoom memvisualisasikan materi lebih menarik dan menjadi lebih mudah dimengerti oleh siswa.

Yang ketiga zooming sangat berguna bagi siswa yang tidak suka terhadap keramaian orang, biasanya siswa ini cenderung mempunyai karakter yang pendiam. Maka dari itu zoom menjadi media pembelajaran yang efektif dalam menanggulangi siswa tersebut.

2. Kelebihan Zoom bagi jenjang perguruan tinggi

Penggunaan aplikasi zoom meeting sangat praktis bagi mahasiswa, karena dosen dan mahasiswa merasa lebih mudah melakukan komunikasi secara lisan di bandingkan secara tertulis, proses  pembelajar melalui lisan dapat menerima suatu hasil dan juga pengertian yang lebih jelas dari pada melakukan komunikasi secara tertulis atau melalui chat maka dari itu aplikasi ini dinilai lebih membela dan praktis bagi maha siswa. Aplikasi Zoom adalah aplikasi presentasi yang memungkinkan untuk membuat presentasi dengan satu kanvas, Dengan demikian, memberikan keluasan kepada mahasiswa dalam merancang presentasi dengan segala kreativitas dan imajinasinya

c. Kelemahan zooming sebagai media pembelajaran

Yang pertama zoom memiliki durasi waktu yang pendek Cuma 40 menit, lebih dari itu pengguna perlu mengulang proses untuk melanjutkan, dengan hal itu siswa sedikit tertinggal pelajaran yang disampaikan guru.

Yang kedua kekurangan penggunaan zoom pada siswa ataupun mahasiswa yaitu siswa kurang fokus pada pembelajaran dikarenakan siswa di rumah pastinya ada hal lain yang dilakukan seperti membantu orang tua, kondangan dll.

Yang ketiga zoom memiliki kapasitas yang besar sehingga hp yang ram kecil sulit memakai aplikasi zoom, masalah itu membuat siswa harus membeli hp berkapasitas tinggi karena tidak ingin ketinggalan pelajaran, hal seperti itu sangat berdampak terhadap anak yang keluarganya tidak mampu. Kelemahan yang terjadi pada aplikasi zoom meeting yang perlu kita ketahui bahwa dari setiap mahasiswa mempunyai tempat tinggal yang dari tempat tersebut berbeda2 sehingga ada sebagian tempat tinggal yang jaringannya kurang stabil tau kurang mendukung contohnya tempat tinggal yang ada di pulau yang terpencil yaitu seperti, gilian, sapekkken dll. Jadi aplikasi zoom meeting tersebut tidak menjaminkan kelancaran terhadap kelancaran pada metode  pembelajaran.


4) WA (whats App)

Untuk mencegah penyebaran virus Corona, beberapa daerah memutuskan untuk menghentikan kegiatan pembelajaran secara tatap muka di sekolah. Termasuk di Kota Malang. Dengan keputusan ini salah satu solusi untuk tetap menjalankan pembelajaran adalah dengan menggunakan sistem daring salah satunya dengan aplikasi WA ini. Tentunya penggunaan aplikasi ini memiliki kelebihan dan kekurangan di dalam pengaplikasiannya di bidang pendidikan terkhusus di jenjang SMA dan perkuliahan. Diantara kelebihan dan kekurangan itu yaitu:

a. Kelebihan WA:

1. Keterlibatan orang tua lebih tinggi dalam mendampingi belajar siswa. Orang tua yang semula jarang terlibat dalam komunikasi grup WhatsApp, kini menjadi lebih aktif.

2. Tidak ada batasan tempat dan waktu. Siswa bebas kapan dan di mana saja mengerjakan tugasnya dengan catatan wajib dikumpulkan pada hari itu. Dengan imbauan stay at home saat merebaknya wabah Corona ini, tentu diharapkan siswa mengerjakan di rumah.

3. Lebih efektif dan efisien. Dalam hal ini, orang tua tak perlu repot menyiapkan segala kebutuhan anaknya di pagi hari sebelum berangkat sekolah, juga tak perlu repot mengantarkan pergi ke sekolah.

4. Hubungan orang tua dan anak lebih dekat. Orang tua dan anak lebih punya banyak waktu untuk belajar bersama, bermain, bercerita, serta kegiatan yang lain.

b. Kekurangan WA :

1. Tidak adanya komunikasi verbal. Dalam konteks ini, guru tidak tahu apakah siswa sudah paham atau belum terkait materi yang diberikan karena tidak ada penjelasan secara lisan.

2. Kurang bisa mengukur kompetensi siswa karena bisa saja pekerjaan siswa dikerjakan oleh orang lain. Apalagi saat try out siswa kelas tiga. Siswa bisa saja mengerjakan soal bersama temannya, mencari jawaban di buku atau browsing internet.

3. Tidak adanya interaksi sosial antara guru dengan siswa atau antara siswa dengan siswa lainnya. Siswa akan merasa terisolasi, tidak bisa berdiskusi secara langsung dengan teman-nya, tidak ada waktu bercerita dan bermain dengan teman sekelasnya.

4. Proses pembentukan karakter siswa di sekolah menjadi berkurang. Banyak pendidikan karakter di sekolah yang ditanamkan oleh guru. Mulai masuk kelas di pagi hari hingga pembelajaran berakhir. Siswa belajar memimpin dirinya, memimpin teman-nya, berdiskusi, berani berpendapat, percaya pada diri sendiri, menolong teman, belajar menghargai teman-nya, menghargai perbedaan pendapat, makan dan salat berjamaah, serta penguatan pendidikan karakter lainnya. Namun, sejatinya penumbuhan karakter tersebut sangat bisa dilakukan di rumah bersama orang tua dan anggota keluarga selama ada komunikasi dan perhatian yang baik dari orang tua kepada si anak.

5) Telegram

Aplikasi Telegram merupakan platform berkirim pesan instan yang populer setelah platform whatsapp, e-learning gratis menggunakan telegram memiliki kelebihan-kelebihan lain dibanding aplikasi sejenis lainnya. 

a. Kelebihan telegram:

1. Jumlah anggota group hingga 200.000

2. Riwayat obrolan persisten

3. Kapasitas file untuk upload hingga Gigabyte

4. Memiliki fitur Telegra.ph; Menulis materi pelajaran (artikel) panjang tanpa mendaftar akun

5. Ringan dan Mudah digunakan

b. Kekurangan telegram:

1. Koreksi soal tidak bisa dilakukan secara otomatis

2. Fitur Telegra.ph tidak memiliki keamanan yang cukup, jadi siapapun bisa merubah artikel/materi pembelajaran/soal yang telah dibuat.

C. Dampak Negatif Pembelajaran Online Bagi Mahasiswa Dan Pelajar SMA

sisi negative dari pembelajaran secara online atau daring adalah :

1. Banyaknya orang salah mempergunakan waktu belajar online atau kurang memanfaatkan belajar online, banyak kita temukan waktu belajar online membuka facebook, sedangkan GBO-nya dibuka hanya untuk absen saja bukan untuk membaca materi atau untuk belajar

2. Banyaknya mahasiswa yang menyalah gunakan sistem belajar online, dan menggunakan waktu belajarnya ini dengan hal-hal yang bisa dibilang kurang penting, dan itu bisa merugikan dirinya sendiri

3. Kurangnya pemahaman siswa terhadap pembelajaran tersebut, sehingga banyak peserta didik yang tidak manfaatkan waktu pembelajaran tersebut dengan sebaik-baiknya.

4. Kalau tidak adanya bimbingan oleh orang yang ahli maka banyak siswa yang melakukan pembelajaran tersebut tidak maksimal. Mungkin hanya ada 1 target yang ingin dicapai siswa tersebut, seperti absen. Kalau sudah absen ya sudah, tidak ada upaya nya untuk mencari pembelajaran dalam online tersebut. Selain itu mungkin masih ada juga peserta didik yang masih GapTek, makanya dengan itu diperlukan bimbingan dan pengarahan oleh pendidik.

5. Banyak anak yang kesulitan untuk mendapatkan pemahaman

Hal ini terjadi karena dalam metode pembelajaran terhadap perkembangan anak itu berbeda. Namun dari hasil yang kami dapatkan adalah anak lebih cenderung mudah mempelajari suatu pelajaran atau itu dengan bertatap muka secara langsung. Dan dari jenjang SMA terutama anak muda zaman sekarang lebih suka bermain main di bandingkan pembelajaran, apalagi belajar dengan cara online itu akan membuat seseorang terasa jenuh dan akhirnya timbul rasa malas pada diri nya.

6. Semakin maraknya kebohongan

Alasan kenapa penulis mengungkapkan hal tersebut karena saat seorang siswa atau mahasiswa yang malas atau enggan untuk membantu kedua orang tua atau mahasiswa yang ingin membolos di jam kuliah itu sangat mudah karena mereka bisa absen setelah itu tidak mengikuti pembelajaran. Dan hal tersebut jika di teruskan akan menambah dosa dan juga menjadikan anak tersebut suka berbohong.

7. Sulitnya jaringan internet

setiap daerah berbeda beda jaringan internetnya ada yang mudah ada yang sulit. Hal itu menjadi salah satu titik lemah atau sisi negative dari belajar online

8. Berbeda daerah

Semakin terkenalnya suatu Lembaga Pendidikan baik itu SMA dan perguruan tinggi maka akan semakin banyaknya peserta didik. Dan hal tersebut yang membuat sangat sulit untuk melakukan pembelajaran. Sebagai contoh, UTS tahun pelajaran 2020/2021 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, salah satu dosen meminta penanggung jawab mata kuliahnya untuk mengumpulkan lembar jawaban berbentuk lembaran kertas yang di print. Dan karena penanggung jawab itu luar daerah malang hal tersebut menyulitkannya untuk dapat mengirimkan atau mengumpulkan lembaran jawaban ke dosen tersebut. Jadi menurut kami berbeda daerah adalah sisi negative dari belajar secara online.

Kesimpulan 

Dari pemaparan yang telah disampaikan dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan ICT memiliki dampak positif dan negatifnya. Beberapa media pembelajaran yang populer pada masa pandemi saat ini antara lain Zoom, Google Classroom, E-learning, E-mail, Whatsapp, dan Telegram.


Daftar Pustaka

Kemenkes RI, 2020, Pedoman Pencegahan Coronavirus Deasese (COVID-19)

Chairunnisa, 2020, Keuntungan Belajar Online di Tengah Pandemi, diakses dari https://kiddo.id/2020/04/16/keuntungan-belajar-online-di-tengah-pandemi/. 



Belum ada Komentar untuk "PEMANFAATAN DAN PENGEMBANGAN ICT DALAM BIDANG MEDIA PEMBELAJARAN TINGKAT SMA DAN PERKULIAHAN DI MASA PANDEMI COVID-19"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel